Baca Artikel

Dinas Tramtib dan Sat. Pol.PP, tertibkan lapak pedagang di sepanjang jalan areal pasar ketapean

Oleh : trantib | 10 Agustus 2012 | Dibaca : 555 Pengunjung

Denpasar, Jumat 10 Agustus 2012. Dinas Tramtib dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar beserta Tim gabungan Lurah Sumerta dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumerta menertibakan belasan lapak pedangang yang berjualan diatas trotoar di sepanjang Jalan Katrangan dan Jalan Pucuk di areal Pasar Ketapean Denpasar Timur karena membandel. Penertiban langsung dipimpin Kadis Tramtib dan Sat.Pol PP Kota Denpasar, IB alit Wiradana, S.Sos., M.Si., didampingi Kabid KFS Drs. IGM Budhy Suryawan, M.Si., kabid Obangpas I Nyoman Oka Saljana, S.Sos., dan Lurah Sumerta Dewa Agung Rai Darmawan, S.Sos., M.Si., dan belasan pasukan baret coklet dan langsung mengangkut lapak dan gerobak serta barang dagangan ke atas truk..Alit Wiradana mengaku, pihaknya bersama Lurah Sumerta sebelum mengambil tindakan tegas sudah melakukan tindakan prepentif agar pedagang yang menaruh barang dagangan memindahkan barang dagangannya. namun, langkah itu tidak membuahkan hasil dan para pedagang cuek dan membandel menaruh barang dagngan pada fasilitas umum seperti trotoar, sehingga meganggu pejalan kaki. "Kami sudah beberapa kali memberi peringatan kepada para pedagang yang menggelar barang dagangan di atas trotoar. Tapi apa yang dilakukan itu hanya saat penertiban saja para pedagang memindahkan barang dagangannya dan setelah itu kembali berjualan seperti semula,'' kata Alit Wiradana.Alit Wiradana menyatakan, tindakan tegas yang diambil untuk memberi efek jera terhadap pedagang kios yang membendel. karena apa yang dilakukan selama ini sifatnya pembinaan, sehingga para pedagang mengira Dinas Tramtib bersama Lurah Sumerta tidak akan beraksi lagi. "Pedagang yang membandel akan kami proses sesuai pelanggaran yang dilakukan agar mereka tidak menguolangi lagi apa yang dilakukan sebelumnya,'' ucap mantan Camat Denbar dan Densel ini. Budhy Suryawan menambahkan, usai menertibkan pedagang kios di areal Pasar Ketapian, pasukan baret cokelat melanjutkan operasinya ke Jalan PB Sudirman dan membongkar warung di sebelah barat jalan depan kampus Fakultas Ekonomi Unud. Sebab, di jalan protokol tidak boleh ada warung akan membuat estetika Kota Denpasar menjadi kumuh dan kotor. Sementara Lurah Sumerta, Dewa Agung Rai Darmawan, mengaku, pihaknya sampai berulangkali melakukan pembinaan terhadap pedagang kios di Jl. Katrangan dan Jl. Pucuk agar tidak berjualan di atas trotoar. Upaya yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil dan para pedagang tetap membendel berjualan di atas trotoar. Bahkan, pihaknya sampai memasang selebaran imbauan tertulis agar para pedagang tidak lagi menaruh barang dagangan di atas trotoar. Namun, apa yang dilakukan itu sia-sia dan para pedagang tetap membandel. "Kami bukan hanya melakukan pembinaan secara langsung, melainkan sampai memasang imbauan tertulis agar para pedagang mengikuti aturan yang ada,'' jelas Rai Darmawan.


Oleh : trantib | 10 Agustus 2012 | Dibaca : 555 Pengunjung


Artikel Lainnya :

Lihat Arsip Artikel Lainnya :

 



Foto
Penertiban Usaha Game Online
Video
No Video.
Facebook
Twitter